Newest Post

TBA SOON :)

Post Schedule

Jumat, 27 Maret 2020
Posted by Arya Muda

TBA SOON :)

About Me

Posted by Arya Muda

TBA SOON :)

About This Blog

Posted by Arya Muda

KARTU NAMA




STEMPEL











Achmad Ariamuda Arifin
Tag :

Tugas Bahasa Jawa membuat drama kelas XII IPA 1. Silahkan ditonton video drama karya anak kelas XII IPA 1. Editan agak jelek, maklum belum pro. Monggo dicomment untuk nambah nilai TIK, pasti saya comment balik. Sertakan juga link blog anda agar mudah dikunjungi. Terima kasih.





Sincerely,

Earl Arya Phanthomhive

Drama Basa Jawa - Keong Mas XII IPA 1

Minggu, 30 November 2014
Posted by Arya Muda
Tag :


Bagi sebagian besar orang yang baru belajar pemrograman web, istilah-istilah seperti HTML, CSS, PHP pasti akan cukup membingungkan. Apalagi kalau ketiga-tiganya digunakan secara bersama-sama dalam membangun sebuah web. Terus, apa sih sebenarnya perbedaan antara HTML, CSS, dan PHP?
HTML adalah singkatan dari HyperText Markup Language , yaitu markup language  yang digunakan untuk membuat suatu halaman web, sehingga HTML dapat menampilkan berbagai informasi baik tulisan maupun gambar pada sebuah web browser.  HTML biasanya menggunakan tag-tag tertentu yang berada dalam tanda kurung <>. Sebagian besar tag pada HTML adalah tag yang berpasangan, contoh : jika kita menggunakan <head> harus ditutup dengan </head>, atau jika kita menggunakan <p> harus ditutup dengan </p>. Tapi ada juga beberapa tag yang tidak berpasangan, contohnya adalah <img>.
Contoh penggunaan HTML :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Hello HTML</title>
</head>
<body>
<p>Hello World!</p>
</body>
</html>
CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet, yaitu suatu aturan yang digunakan untuk mengatur tampilan maupun format dari suatu halaman web, sehingga tampilan web akan menjadi lebih teratur. CSS juga digunakan untuk meningkatkan keindahan suatu web dengan style-style tertentu. Contoh penggunaan CSS adalah untuk mengatur warna font, ukuran font, ketebalan font, mengganti background web, mengubah border dari suatu tabel, perubahan tampilan suatu link saat dipilih, dan lainnya.
PHP adalah singkatan dari Hypertext Preprocessor, yaitu suatu script yang disisipkan pada HTML dan bersifat server-side. Dengan menggunakan PHP, fungsionalitas dari sebuah halaman web dapat diatur dan dikendalikan. Penggunaan PHP pada HTML memerlukan tag tersendiri, yaitu <?php  dan dtutup dengan ?> .PHP biasanya digunakan oleh suatu web untuk berhubungan dengan database, sehingga untuk membuat form yang membutuhkan input dari pengguna harus menggunakan PHP juga. Fungsi perulangan dan percabangan juga dapat diterapkan di PHP.
Jadi intinya, perbedaan diantara ketiganya adalah :
HTML merupakan dasar suatu halaman web untuk menampilkan segala informasi.
CSS adalah penunjang HTML agar tampilan HTML menjadi lebih bagus dan menarik.
Dan PHP digunakan sebagai controller, biasanya sebagai perantara halaman web dengan database.

Sumber : http://itsabillah.wordpress.com/2012/12/09/perbedaan-html-css-dan-php/

Perbedaan HTML, CSS, dan PHP

Senin, 29 September 2014
Posted by Arya Muda
Tag :

Ubuntu - Untuk mengenal dan mempelajari Linux adalah suatu hal yang mudah, hanya memerlukan keinginan kuat dan sedikit keberanian saja. Bagi pengguna Windows hal yang ditakuti saat ingin berganti ke Linux adalah resiko kehilangan data dan file-file penting, sehingga banyak yang beranggapan untuk belajar Linux diperlukan sebuah PC baru untuk menginstalnya.

Menginstal dan menjalankan Linux tidak dibutuhkan sebuah PC baru. Berikut ini akan kami sampaikan cara menginstal Ubuntu Linux dan Windows 7 dalam satu PC. Ini adalah cara aman sehingga diharapkan instalasi Ubuntu yang akan dilakukan tidak sedikitpun mengubah harddisk yang telah berisi Windows.

Kami mengasumsikan anda memiliki sebuah PC dengan harddisk yang telah terinstal Windows didalamnya. Anda cukup menambahkan sebuah harddisk baru sebagai tempat menginsatl Ubuntu. Harap perhatikan ini, silahkan letakkan harddisk yang baru ditambahkan sebagaiharddisk utama (primary) dan ubah harddisk yang telah berisi Windows sebagai harddisk kedua (secondary) jika anda menggunakan harddisk ATA, mengapa demikian?... ini adalah langkah untuk menghindari penimpaan boot sector harddisk yang telah berisi Windows oleh boot menu Ubuntu (grup / lilo). Jika anda menggunakan harddisk dengan koneksi Serial ATA (SATA), letakkan harddisk baru pada port SATA 1 dan pindahkan harddisk lama pada port SATA 2.

Silahkan jalankan komputer anda, atur supaya boot device pertama adalah CD/DVD untuk menjalankan Ubuntu Live CD. Tunggulah beberapa saat hingga sistem Ubuntu selesai di muat...
Pada jendela berikutnya pilih opsi "Try Ubuntu 10.04 LTS"...
Tunggu hingga destop Ubuntu 10.04 ditampilkan... Jalankan Instalasi dengan mengklik ganda ikon "Install Ubuntu 10.04 LTS"... Installer Ubuntu akan segera dijalankan...
Pada opsi pilihan bahasa, pilih bahasa yang ingin anda gunakan. Klik "Forward" untuk melanjutkan...
Pada jendela berikutnya silahkan tentukan wilayah waktu (time zone) tempat anda berada. Klik "Forward" untuk melanjutkan...
Pada jendela setting keyboard, aturlah susunan keyboard yang anda gunakan atau biarkan pada setting default jika anda menggunakan keyboard standard USA. Klik "Forward" untuk menuju langkah selanjutnya....
Langkah berikutnya adalah bagian yang sangat penting, berhati-hatilah saat anda memilih harddisk yang akan digunakan menginstal Ubuntu. Dalam contoh ini kami menambahkan Harddisk baru berkapasitas 20 GB dan telah memiliki dua partisi masing-masing berformat NTFS. Silahkan pilih opsi ketiga "Specify partitions manually (advanced)" untuk membuat partisi secara manual. Klik "Forward" untuk melanjutkan...
Ingat... harddisk baru yang anda tambahkan berada pada posisi "Primary" (harddisk utama), sehingga Ubuntu akan mengenalinya dengan /dev/sda sedangkan harddisk yang telah berisi sistem Windows berada pada posisi "Secondary", sehingga dikenali sebagai /dev/sdb (lihat gambar dibawah untuk lebih jelasnya). Hapus semua partisi yang ada pada /dev/sda. Pilih /dev/sda1 lalu klik tombol "Delete", ulangi langkah ini untuk /dev/sda2 sehingga anda hanya akan memiliki sebuah partisi kosong pada /dev/sda (langkah ini mengacu pada contoh harddisk yang kami tambahkan dimana didalamnya telah memiliki dua partisi NTFS, jika harddisk yang anda tambahkan dalam kondisi kosong tanpa partisi, langkah ini tidak perlu anda lakukan).
Klik tombol "Forward" untuk melanjutkan ke langkah berikutnya...

Dibawah /dev/sda, pilih "free space" lalu klik tombol "Add" untuk membuat partisi baru...
Partisi pertama yang akan kita buat adalah partisi swap, pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi "swap area" pada menu dropdown "Us as:". Tentukan kapasitas partisi swap yang anda kehendaki pada kolom "New partition size...", dalam contoh ini kami isi dengan 2000 mb (2 gb). Klik "OK" untuk mulai membuat partisi swap...
Ulangilah langkah sebelumnya, pilih free space lalu tekan tombol "Add", pada jendela yang ditampilkan, pilih opsi "Primary" pada "Type for the new partition". Tentukan kapasitas partisi yang anda buat, dalam contoh ini kami membuat partisi sebesar 10000 mb (10 gb). Pada "Us as" pilih "Ext4 journaling file system" lalu pilih opsi "/" pada pilihan "Mount point". klik "OK" untuk membuat partisi "/"....
Berikutnya adalah membuat partisi /home, plih sisa free space lalu klik "Add". Pilih "Primary" untuk "Type for new...", pada kapasitas partisi gunakan seberapapun sisa ruang yang masih ada. Pada "Us as" pilih "Ext4 journaling file system" lalu pilih opsi "/home" pada pilihan "Mount point". klik "OK" untuk membuat partisi "/home" (untuk lebih jelasnya, silahkan lihat gambar)....
Kini partisi yang dibutuhkan telah siap, klik "Forward untuk melanjutkan proses berikutnya. Isi semua informasi yang diperlukan, nama lengkap anda, user name (digunakan untuk log in), password dan nama komputer yang ingin anda gunakan. Klik "Forward" untuk melanjutlan instalasi...
Menentukan dimana boot loader akan diinstal, klik "Advanced" untuk menentukan lokasi boot loader...
Berhati-hatilah... pastikan checbox "Install boot loader" telah anda centang, pada "Device for boot loader installation" pastikan anda telah memilih "/dev/sda" jangan pada lokasi lain, lanjutkan dengan mengklik tombol "OK"...
Setelah selesai menentukan lokasi boot loader, kini saatnya memulai proses instalasi Ubuntu 10.04, klik "Install" untuk melanjutkan proses instalasi....
Instalasi segera dijalankan, ini akan memerlukan beberapa waktu bergantung pada spesifikasi komputer yang anda gunakan. Tunggulah hingga proses diselesaikan....
Setelah proses instalasi selesai, segeralah reboot komputer anda, CD/DVD Ubuntu secara otomatis akan dikeluarkan, ambil CD/DVD anda, lalu tekan enter untuk menyalakan kembali kumputer...
Nahh.. kini anda telah memiliki dua sitem operasi dalam komputer anda. Saat anda ingin menjalankan Ubuntu 10.04, pilih opsi "Ubuntu with Linux 2.6..." pada menu Grup lalu tekan enter...
Ubuntu 10.04 akan segera dijalankan untuk anda...
Dan saat anda ingin menjalankan Windows 7, pilih opsi "Windows 7 ..." dengan cara menekan tombol panah kebawah pada keyboard lalu tekan enter...
Windows 7 pun siap anda gunakan...
Selamat mencoba...





Sumber : http://bojalinuxer.blogspot.com/2010/06/cara-menginstal-ubuntu-dan-windows-7.html
Tag :

// Copyright © Phanthomhive Blog //Anime-Note//Powered by Blogger //